DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat berhati-hati terhadap beredarnya informasi palsu atau hoaks terkait rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengatasnamakan Kemenag.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Maraknya kabar tidak terverifikasi atau hoaks dinilai berpotensi memperburuk kondisi bencana banjir dan longsor di lapangan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin menegaskan bahwa, informasi yang sebutkan jumlah korban meninggal akibat banjir Aceh sebanyak 400 orang, adalah tidak benar alias kabar bohong aatau hoaks.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Media massa arus utama (mainstream) berperan penting untuk membantah hoaks yang beredar di media sosial. Hal ini mengemuka dalam diskusi terpumpun pada Jumat (18/10/2024) di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh.
DIALEKSIS.COM | Nasional - Menghadapi kompleksitas informasi selama pelaksanaan Pemilu 2024, Reza Fahlevi, S.IP., M.PA, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (FISIP USK), memberikan wawasan mendalam terkait strategi antisipasi dan penanganan informasi hoaks.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Hoaks invasi Warga Negara Asing (WNA) asal China bisa ikut pesta demokrasi Pilpres 2024 semakin mencuat di ruang publik maupun ruang digital. Informasi hoaks ini menciptakan disinformasi yang dapat merusak persatuan bangsa di tahun politik.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengatakan, hoaks merupakan penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan suatu negara hancur.
DIALEKSIS.COM | Nasional - Penyuluh Informasi Publik (PIP) memiliki peran penting dan strategis dalam menyambut Pemilihan Umum Serentak 2024.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Jelang pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) 2024, dunia maya terutama media sosial mengalami peningkatan akses dari konten-konten yang tersedia.
DIALEKSIS.COM | Dunia - Kantor Luar Negeri Inggris pada Ahad (1/5/2022) mengatakan, Rusia membentuk organisasi khusus untuk menyebarkan disinformasi tentang perang di Ukraina, di media sosial. Rusia menargetkan politisi di sejumlah negara termasuk Inggris dan Afrika Selatan.